Selasa, 10 November 2015

Jaringan Otot (Textus Muscularis)



Kali ini saya ingin membahas tentang jaringan otot. Alasannya karena kemarin saya baru saja praktikum tentang otot dan mumpung belum kelupaan jadi saya share aja ya…

Oiya sebelumnya mohon koreksi apabila ada yang salah…oke cuss…

Berdasarkan struktur dan fungsinya, otot manusia dibagi menjadi tiga jenis, yaitu otot rangka, otot jantung dan otot polos. Masing-masing otot tersebut mempunyai tugas dan sifat yang berbeda-beda.
 
Otot rangka atau textus muscularis striatus skeletalis memiliki serat otot rangka yang khas, yakni apabila dilihat dari mikroskop maka akan tampak garis-garis gelap terang yang beraturan bernama stria A (gelap) dan stria I (terang). Kontraksi otot ini cepat, kuat dan bersifat volunteer, tetapi mudah lelah. Lebih jelasnya akan saya uraikan di bawah.

Jadi, apabila diambil sejumlah otot yang menempel pada tulang, maka akan kita temui tendo yang menghubungkan otot dengan tulang. Nah, lapisan (suatu jaringan ikat padat) terluar yang menyelubungi sejumput otot yang bertendo itu disebut epimisium. Epimisium menyelubungi banyak fasikulus. Masing-masing fasikulus tersebut diselubungi oleh perimisium. Fasikulus terdiri dari banyak serat otot yang masing-masing diselubungi oleh endomisium. Di dalam serat otot inilah ditemui banyak myofibril dan beberapa inti (multinukleus) yang terletak di tepi. Lebih lanjut, myofibril terdiri dari banyak myofilamen yang disebut aktin (tipis) dan myosin (tebal). Myofilamen inilah yang membentuk garis-garis gelap terang seperti yang dikatakan di awal. Serat otot juga diselubungi oleh sarkolema (membrane sel).

Otot jantung memiliki garis gelap-terang seperti pada otot rangka. Tetapi perbedaannya otot jantung bercabang dan membentuk anyaman (beranastomosis). Sel otot jantung berbentuk silindris, dilapisi oleh sarkolema, dan memiliki nukleus yang terletak di tengah (pusat). Ujung terminal serat otot jantung yang berdekatan membentuk complexus junctionalis “end-to-end” terpulas gelap yang disebut discus interkalaris. Pada daerah ini terdapat beberapa desmosom dan taut adheren lain yang fungsinya menahan sel dengan erat. Sifat kontraksi otot jantung involunteer, teratur dan tidak cepat lelah.

Otot polos atau yang bisa disebut textus muscularis levis atau ada pula yang menyebutnya textus muscularis non-striatus adalah otot yang berada di organ-organ dalam, seperti pada usus, paru-paru, esophagus, dll.  Ciri khas otot ini adalah tidak memiliki garis-garis gelap terang seperti pada otot rangka maupun otot jantung. Sel otot ini berbentuk gelendong dengan inti tunggal di tengah.Sifat kontraksi otot polos adalah involunteer dan tidak cepat lelah.

1.      Textus Muscularis Triatus pada irisan melintang
Organ yang dipakai     : Otot skelet
Teknik pewarnaan       : Orcein-anilin blue 
Ciri-cirinya                  : a. Epimisium berwarna biru
                                      b. Nukleus pipih terletak di tepi 
                                       c. Multinukleatd. Miofibra (gabungan beberapa myofibril) terpotong melintang     membentuk area densa







2.      Textus Muscularis Triatus pada irisan membujur
Organ yang dipakai     : Otot skelet
Teknik pewarnaan       : Orcein-anilin blue
Ciri-cirinya                  : a. Myocytus striatus (lurik) 
                                      b. Terdapat discus A dan I (garis gelap dan terang)
                                      c. Nukleus pipih terletak di tepi
                                      d. Tampak miofibra dibungkus perimisium



3.      Textus Muscularis Non-Striatus pada irisan melintang
Organ yang dipakai     : Batas rectum-anus
Teknik pewarnaan       : HE
Ciri-cirinya                  : a. Myocytus bulat, tidak sama besar
                                      b. Nukleus bulat terletak di tengah
                                      c. Mononukleus (nucleus hanya satu)




4.      Textus Muscularis Non-Striatus pada irisan membujur
Organ yang dipakai     : Batas rectum-anus
Teknik pewarnaan       : HE
Ciri-cirinya                  : a. Myocytus tampak fusiformis
                                      b. Nukleus pipih di tengah
                                      c. Mononukleus (bukleus hanya satu)




5.      Textus Muscularis Triatus Cardiacus irisan melintang
Organ yang dipakai     : Jantung
Teknik pewarnaan       : Orcein-anilin blue
Ciri-cirinya                  : a. Myocytus beranastomosis (beranyaman)
                                      b. Nukleus berbentuk oval di tengah
                                  c. Terdapat Myofibra Conducens Cardiaca (Sel Purkinje) yang memiliki ciri-ciri :
1. Sel berbentuk polygonal
2. Ukuran myofibria lebih besar
3. Myofibril hanya di bagian tepi sel
4. Cytoplasma sekeliling nucleus tampak jernih karena mengandung glikogen


Pada penampang membujur :



Referensi         :

Atlas Histologi Difiore edisi 11
Histologi Dasar Junqueira edisi 12
Buku Petunjuk Praktikum Program Studi Pendidikan Dokter UMY 2015/2016

Minggu, 11 Oktober 2015

Kesan Gue Nonton Pee Mak Phra Khanong



REPOST...kemaren udah di post tapi malah nggak sengaja kehapus hiks hiks
 
Udah lama juga ya gw nggak nulis, haduh maklum aja deh ya cin, gw sedang dalam status maba nih, jadi ya gitu lah butuh adaptasi. Hmm... mau ngomongin apa yah... lagi nggak punya cerita atau berita atau gosip tentang idola (baca: Lilyana Natsir). Eh gimana kalo gw review film aja? Hmm, bukan review sih, cuma mau cerita kesan pesan tentang film yang gw tonton aja, hehehe. Oke, film yang beruntung akan gw bahas adalah film Thailand yaitu... jeng jeng.. Pee Mak Phrakanong. Ini film genrenya horor komedi romantis cin, cocok banget lah sama gw. Film ini udah lama sih, tapi apa salahnya kan gw bahas.



Kesan waktu pertama dapet flm ini dari teman adalah “Wawww..Mario Maurer..asyik nih(muka kegatelan#plak).” Haduh gw malu hati nih, berasa jadi anak alay...hahaha tapi emang gw ya bisa dibilang tertarik lah, bukan ngefans lho, cuma tertarik aja (yah elah apa bedanya ndut!) sama si doi. Kenapa? Yah jawabannya mungkin udah sering kalian denger, oke kenalin gw adalah salah satu korban bapernya film First Love(hiks hiks). Nah pasti kalian juga termasuk salah satu dari kami kaum-kaum yang kena bapernya tuh film kan? Hahaha ngaku aja deh, soalnya denger-denger banyak banget yang nangis karena film ini. First Love adalah salah satu film yang sukses di Indonesia, terutama di kalangan remaja yang lagi dalam tahap mencari cinta (ihiyy).

Waktu gw setel, to be honest gw syok dan sedikit ilfil sama doi. Gila cin,,giginya di item-itemin gitu..bayangin deh. Aduh...jauh banget dari karakter Shone. Di film Pee Mak ini si Mario berperan sebagai seorang pria dewasa, dah punya istri (ngomong-ngomong istrinya cantik banget#iri). Mereka tinggal di desa Phrakanong. And by the way istrinya itu lagi hamil tua. Tapi si Mario lagi perang bela negara kan, jadi istrinya tuh sendirian deh. Padahal dia udah mau melahirkan. Dan...istrinya itu melahirkan disaat yang tidak tepat. Dia tidak tertolong karena emang nggak ada yang nolong. Karena dia mati penasaran, atau kalo menurut gw sih karena dia masih sayang banget sama si Mario ini, jadi dia jadi hantu deh. Tapi sebenernya dia nggak bermaksud jadi hantu, dia cuma masih ingin hidup bersama suaminya. Tapi yang namanya orang mati gentayangan emang disebutnya hantu kan, jadi gw nggak salah kan...hehehe.

Oh iya kan gw udah bilang gw nggak mau ngereview, karna apa? Karna nanti kalian nggak penasaran kan, ya gimana coba orang udah tau jalan ceritanya. Ya kan ya kan ya kan... Jadi seperti yang gw katakan tulis di awal, gw cuma mau nulis kesan gw sama film ini. Tapi ya pasti ada bocoran adegannya juga, ya nggak tau ntar deh gw dapet ilhamnya gimana.



Di film ini, Mak itu karakternya manja, masih keliatan banget sikap kekanak-kanakannya. Disini juga dia agak oon dan penakut, terutama sama hantu. Banyak adegan kocak yang nunjukin ke-oon-anya dia.Tapi dia punya cinta, ya,  dia cinta banget sama istrinya. Dia nggak bisa fokus di medan perang karna dia inget istrinya yang lagi hamil. Disini gw agak nyes sama sifat dan sikapnya dia.

Sedangkan Nak, dia itu tipe wanita yang lembut, halus dan kalem. Dia cantik banget. Rambutnya hitam panjang, kulitnya putih bersih, dan badannya ideal banget lah pokoknya. Dan dia punya cinta yang sama besar kaya cintanya Mak. Dia meninggal sewaktu melahirkan anak mereka. Dan dia kembali untuk suaminya itu. Dia berusaha menjadi istri seperti biasa, padahal dia udah meninggal. Aku nyes banget waktu adegan dimana Mak lagi manja-manjaan ke Nak. Dari matanya Nak keliatan banget dia sedih luar biasa. Kenapa? Karna dia sadar dia udah meninggal, karna dia nggak bisa kayak dulu lagi, karna kini sebenernya dunia mereka beda, karna cepat atau lambat dia bakal berpisah sama Mak, ninggalin suaminya yang polos dan cinta banget sama dia untuk selamanya. Yah, disini gw baper cin, gw bayangin seandainya gw nikah, sama orang yang bener-bener gw cintai, dan gw hamil, tapi gw harus pergi secepat itu. Pergi sebelum gw sempat melahirkan anak kami, sebelum gw liat muka anak yang udah gw kandung, dan liat wajah suami gw yang seneng banget karna gw udah persembahin anak buat dia. Dan terlebih, gw bakal ninggalin suami gw, ninggalin dia sendiri bahkan tanpa seorang anak. Mereka itu bisa dibilang pengantin baru kan, paling baru setaun. Lagi manis-manis dan cinta-cintanya kan? Jujur gw disini baper banget, apalagi waktu Nak nanya ke Mak kalo misal dia mati duluan, Mak bisa hidup tanpa dia nggak, dan si Mak jawab enggak. Jawab enggak cin... Bahkan si Mak bilang kalo misal diantara mereka berdua ada yang meninggal duluan, dia pingin dialah yang meninggal, biar Nak bisa dapet suami baru yang lebih baik dari dia. Di adegan ini gw sukses mengeluarkan air mata dengan derasnya. Apalagi waktu si Mak liat kunang-kunang yang disangkanya hantu, dia langsung ngambil jimat yang dikasih sama biksunya dan bilang ini jimat buat ngusir hantu. Bayangin cin, gimana perasaannya Nak waktu denger suaminya bilang dia takut sama hantu dan mau ngusir hantunya. Yah intinya ini film bikin gw ingusan.


Kalian tau adegan mana yang bikin gw nangis histeris? Di bagian-bagian akhir, terungkaplah kalo Mak sebenernya udah tau kalo Nak itu udah meninggal. Dan dia lebih milih untuk pura-pura nggak tau dan bersikap biasa. Dia berusaha jadi pemberani, inget kan kalo amk takut sama hantu? Yah, dia tenang-tenang aja ngadepin Nak. Kenapa? Karna dia juga nggak mau pisah sama Nak. Jadi intinya mereka berdua sama-sama nggak mau pisah dan berusaha untuk tetap bertahan disamping pasangannya sesulit apapun keadaannya. Masih inget jimatnya Mak? Dia langsung buang tuh jimat waktu tau kalo Nak itu hantu. Dia juga nyari kuburannya Nak di pekarangan belakang rumah malem-malem dan ketika akhirnya dia nemu jasad istrinya yang udah tinggal tengkorak, dia peluk sambil manggil “Nak!!!!”. Adegan itu yang paling ngena, asli!


Dan satu lagi, di detik-detik terakhir ditampilin adegan waktu Mak sama Nak pertama kali ketemu. TKP-nya di pasar. Karna lafal pengucapan ‘Mak’ dan ‘Nak’ hampir sama, jadi waktu si Nak dipanggil temennya,  si Mak ikutan noleh. Alhasil mereka tatap-tatapan dan saling terpesona. Disitu bukannya seneng dan bilang “so sweet...”, tapi entah kenapa gw malah nitikin air mata lagi. Kenapa? Karna inget mereka sekarang udah pisah, ya kalo diitung-itung singkat banget kebersamaan mereka. Hal itu ngingetin gw juga kalo setiap pertemuan, kita juga harus sadar dan siap kalo pasti bakal ada perpisahan. Entah kapan waktunya, tapi itu pasti akan terjadi.


Hmm, tadi kan gw bilang nulis kalo ini film punya genre komedi juga. Yah itu gw nggak boong gaes. Sumpah ini film juga kocak banget. Jadi gw tuh udah kaya orang gila karna bentar-bentar nangis, tapi bentar-bentar juga ketawa. Bukan ketawa biasa gaes, tapi ngakak! Jadi tuh yang tugas bikin romantis itu Mak sama Nak, yang tugasnya bikin ngakak itu keempat temen si Mak. Pokoknya ini film recommended banget lah bagi yang belum nonton.


Senin, 10 Agustus 2015

Antara Liliyana Natsir dan Lee Yong Dae



Helluuuww… apakabar semuanyah? Wah..makin gaje aja nih gw yah…

Oiya sebelumnya gw mau minta maaf kalo isi blog ini sampah semua, kalo nggak suka langsung kaboor aja bok dari sini…yuk cuss…

Karna waktu kemaren gw udah cerita tentang my idola yang ulala ulala kece badai angin topan bahorok putting beliung Ci Liliyana Natsir, kali ini gw mau cerita tentang..ehm dia lagi sih sebenernya..hahahaha. Eittss tapi topik gw kali ini dia couplean nih, ya sama siapa lagi kalo bukan sama elyedeh (kenalin ya gw yongly lovers). Yak sekian pembukaannya, mari lanjut ke isinya…

Awalnya gw itu ikut aliran Hendly (yaelah lu nggak tau Hendly??#alamak! Itu lho Hendra Setiawan-Liliyana Natsir). Mereka pacaran? Ngga tau juga sih, di post sebelumnya gw udah cerita kan kalo idola gw yang satu ini emang doyan banget bikin gw penasaran gila gara-gara si doi nggak pernah terbuka soal pacar. Ya sih gw akui itu masalah pribadi, tapi ya nggak blak-blakan juga bisa kan, contoh kasih kode kek, atau apalah. Gw yakin para Badminton Lovers yang punya analisis bak detektif Conan pasti bakal bisa mecahin tuh kode. Tapi kenyataannya yah saudara-saudara….sampe sekarang kita-kita ini belum ada yang tau atau bisa nebak dengan kadar keabsahan keyakinan di atas 90% ‘Siapa pacar seorang Liliyana Natsir.’ Belum ada!! Yah cuma dugaan dugaan doang yang sampe sekarang, setelah bertahun tahun Indonesia merdeka masih belum dikonfirmasi sama yang bersangkutan. Bayangin tuh digantungin bertahun-tahun, gimana coba rasanya? Kalo manusia mah udah mati, busuk, tinggal tulang, terus udah memfosil…atau malahan orangnya udah reinkarnasi lagi kali ye.
 
apaan koh lirik-lirik cici gw...xixixix...
Okeh cukup ini malah melebar kemanos manos kan jadinya. Oke back to topic! Ceritanya gw itu suka baca cerpen ato cerbung yang tokohnya mereka berdua ini. Gimana ya…gw ngerasa sreg aja sama nih couple. Pas baca pasti dapet feelnya. Kayaknya mereka serasi, itu pikiran gw. Dan sangat mungkin untuk menjadi kenyataan. Secara mereka sama-sama atlet, sering ke luar ngeeri bareng, sering ketemu, ya gimanos ngga sering ketemu, tiap hari mereka latihan bareng di pelatnas…satu  atap…yaelah…itu kisah cinta udah wajar banget kan kalo jadi kenyataan. Beda banget kalo gw baca cerita aliran Yongly (nggak tau juga nih siapa Yongly? Aduh kayaknya lu harus cek deh ke dokter siapa tau ada yang salah#plak). Gw nggak dapet sama sekali feelnya. Entah itu cerita mau sebagus apa juga gw nggak ngeh dan betah bacanya. Waktu itu gw mikirnya ‘Gimana mereka ngomongnya? Ih nggak mungkin banget’ Dan gw juga nggak pernah liat mereka berdua akrab gitu, nggak pernah liat mereka jalan bareng, dan nggak pernah denger mereka ketemuan atau gemanalah. Ya maklum lah mereka beda negara coy! Beda budaya, beda bahasa, beda presiden. Itulah pendapat gw waktu SMP. Secara gw itu sukanya yang kadar kemungkinaan untuk menjadi nyatanya tinggi, ya kayak cerita Hendly ini.

Ketika gw mulai masuk SMA dan kebetulan SMA gw jauh binggo yaitu di pusat kota sedangkan gw tinggal di emperan alias di pinggiran desa, jadinya gw ngekost deh. Sejak saat itu gw berhenti deh dari dunia badminton, ralat : dari kekepoan dan keagresifan gw sama pemain badminton. Ya gemana coba, gw harus nyuci baju sendiri, cari makan sendiri, nyetrika sendiri, mana belum lagi kehidupan SMA beda bener sama SMP. Tugas numpuk, PR bertebaran, ulangan pada ngantri, belum juga remidi yang udah pada demo. Jadi gw nggak sadar udah lupa sama dunia badminton.

Sampe akhirnya sekarang, tepatnya beberapa bulan lalu setelah gw dinyatakan telah selesei menempuh ujian nasional dan hanya tinggal menunggu pengumuman sambil bersantai santai ria, gw mulai deh ngepoin badminton lagi. Gw disadarkan oleh adanya berita Sudirman Cup. Sejak itu gw jadi kaya orang yang lagi falling in love gitu…ya sama siapa lagi kalo bukan sama badminton. Gw update setiap hari, gw buka fotonya Butet tiap hari, gw baca beritanya di berbagai media. Dan waktu itu gw baru tau kalo Hendra Setiawan udah nikah. NIKAH bok? #gubrag. Kenapa?? Kenapa dese ninggalin my idol yang keren itu?  Yahh mau dikata apa pemirsah, memang kenyataannya demikian. Gw sebagai Badminton Lovers sih ikhlas ikhlas aje, mungkin dese udah nemuin wanita yang menurut dese sempurna untuk dijadikan pasangan sehidup semati. Yah semoga bahagia dan langgeng deh. Tapi sebagai Hendly lovers gw sih kecewa berat..berat banget sampe obesitas! Ah gile gw udah cocok banget sama tuh couple, gw tinggal bentar eh kecolongan. Yah gw nggak tau sih mereka beneran pacaran atau cuma kita-kita ini yang lancang njodohin mereka seenak jidat. Tapi gw kan orangnya baperan bok, jadi ya rasanya kaya di PHPin sama pacar gitu deh.

ini koh Hendra Setiawan sama istrinya... udah ada anak pula bok..si kembar Richard Richelle
Singkat cerita karna gw bosen, penyakit gw mulai deh yaitu cari-cari cerpen atau cerbung tentang idola gw ini. En gw nemu sebuah cerbung yang keliatannya bagus, tapi aliran Yongly. Gw pikir ya udah deh daripada gw cari-cari cerita lagi mending baca dulu aja cerita yang ada. Eh ternyata itulah awal gw jatuh cinta sama Yongly. Jadi tuh si author pinter banget ngemix cerita yang kocak plus alur yang menarik. Mana cara nyeritainnya asyik bener lagi. Yah gw terhanyut sama ceritanya dese. Sampe gw print terus gw jilid tuh naskah. Dan sadar nggak sadar, sejak itu gw udah hijrah ke aliran Yongly! Yeayy!! #Happy moveon

Karena sekarang gw udah gede, pergaulan juga udah mulai ke internet, gw manfaatin tuh buat cari gossip tentang mereka(baca: yongly). Eh ternyata emang ada gosipnya! Yap mereka juga digosipkan menjalin hubungan istimewa. Yahh gw ngga tau sih bener apa engga, ya lu lu pada udah hapal kan dengan ciri khas idola gw yang tertutup kalo masalah asmara. Jadi para Yongly lovers (termasuk gw) dapet informasi dari kode-kode cantik yang dikasih berbagai sumber. Dari situ kita bisa menganalisis apa yang terjadi, ya walaupun gw jg nggak tau kesimpulannya bener kagak. Semacam hipotesis kali ye..wkwk

Beberapa diantaranya…

1.      Di instagramnya Ka Nafilah a.k.a Nafelton, ada satu foto waktu conf. Sudirman Cup tulisannya gini nih…eh gw lupa..nggak hapal wkwk.. yah intinya ‘Ini waktu nemenin jagoan @natsirliliyana dan sesaat sebelum obrolan dahsyat sama elyedeh’ Mereka ngobrol apa getooh?? Secara denger-denger elyedeh nggak terlalu lancar bahasa enggres..Butet juga..lha mereka ngobrolnya pegimanos? Bahasa isyarat? Bahasa tubuh? Ahh gw ngerti… pasti pake Bahasa Cinta yaaa???hahahaha. Ya gw nggak ngerti juga sih, mungkin juga obrolan basa-basi biasa, biasa kan elyedeh emang dikenal bandot (ampun Oppa*sumkem *peluk cium#plak). Kalo ditanya pacar sih ngakunya nggak punya, tapi pernah tuh ketauan foto hotnya bareng pacar -_- (ah nangis aja deh gw) berselancar bebas di internet. Ngakunya sih mau serius karir (ciyee samaan kaya Butet *uhuk) tapi ngga tau sih dibelakang layar.

2.      Di instagram asli milik Liliyana Natsir yang dikelola sendiri oleh dirinya, dia upload fotonya bareng LYD. Gw sebagai fans garis kerasnya pasti taulah gimana sifat tuh orang. Nih gw kasih tau bagi yang belum tao, Butet itu jarang banget foto bareng berdua sama atlet, apalagi atlet luar negeri. Jadi dia tuh orangnya cuek, beda banget sama Greysia Polii yang demen banget selfi sama atlet luar maupun dalam negeri saking ramahnya. Lha ini mereka (Yongly) foto berdua plus diupload lagi sama Ci Butet. Apaan coba maksudnya? Ini gw nilai dari sudut pandang gw sebagai yongly lovers lho ya. Tapi kalo dari sudut pandang lain, ya mungkin aja Ci Butet iseng, atau mau nunjukin kalo dia pernah foto bareng Lee Yong Dae yang punya banyak banget fans di Indonesia. Ya semacam pamer ‘Ini lho gw juga pernah fobar LYD’. Siapa coba yang nggak seneng bisa foto bareng orang yang dipuja banyak cewe. Mungkin Ci Butet cuma mikir gitu kali. Bisa jadi. Tapi yang jadi masalah kenapa di instagramnya dia yang foto berdua sama cowok(selain partnernya) cuma sama LYD ini. Yapp cuma foto ini. Kenapa hayoo??Penasaran???Ya udah tanya gih sama doi, terus gw dikasih tau apa jawabannya, hehe. Secara waktu itu ada Kento Momota juga, tapi kenapa foto berduanya cuma sama abang elyedeh ya? Lagian Ci Butet itu kan lebih senior dari elyedeh, jadi harusnya gengsi dong. Plus pertemuan mereka emang bukan pertemuan yang indah. Ketemunya pasti kalo lagi tanding, istilahnya harus bunuh-bunuhan. Apalagi elyedeh pernah ngrebut emas Olympic Games 2008 dari tangannya Ci Butet. Padahal Ci Butet pingin banget kan dapet tuh emas langka yang cuma ada 4 taon sekali. Tinggal selangkah lagi eh dijegal sama si abang. Waktu itu keliatan banget tuh Ci Butet kesel minta ampun. Ya iyalah selangkah lagi cinn…dan Jegerr!! tunggu 4 taun lagi.

nih kan ada Kento Momota juga
ciyeee...aduhh..salting nih yee... *uhuk*
 

     Nih gw dapet info berkat baca blognya Mba Widya. Jadi secara implisit di situ ditulis bahwa Mba Widya sama Butet sering ngomongin elyedeh. Ya nggak sering-sering amat sih. Cuma beberapa kali mungkin. Disitu keadannya Mba Widya itu emang ngefans berat sama abang elyedeh, dan dia cerita di blognya kalo dia ngakak cerita-cerita bareng Butet tentang elyedeh. Pertanyaannya…Kenapa Butet?? Emang Butet ngerti banyak tentang elyedeh? Aturan ceritanya sama si Hendra atau Ahsan yang emang sering ketemu di ganda putra…atau sama si Greysia Polii yang akrab sama siapapun kan jadi mungkin deket juga sama elyedeh atau seenggaknya dia lebih tau elyedeh lah daripada Butet. Tapi dia ngobrolnya sama Butet! Mungkin Mba Widya akrabnya sama Butet kali jadi ngobrolnya ya sama Butet. Walaupun Butet ngga ngerti banget tentang elyedeh,tapi ya udah sih dengerin aja ceritanya. Tapi mereka ngakak yang itu berarti obrolan yang dihasilkan itu hot atau asyik bener. Dan untuk menghasilkan itu, harus punya pengalaman pribadi yang menarik kan ngga cuma ketemu di lapangan. Yahh ini sih cuma analisis yang gaje dan hanya berdasarkan fakta yang nggak jelas karna cuma nebak-nebak random, tapi so far aku tetep tertarik tuh ngikutin dan ngepoin mereka (baca: yongly). Dan intinya di blog itu cukup banyak nama elyedeh di deket nama Butet(maksud kan?). Jadi gw nggak tau sih ada apa antara seorang Liliyana Natsir sama Lee Yong Dae, tapi apapun itu, kalo dari Butetnya sih kayaknya dia emang punya banyak cerita tentang elyedeh, gw nggak tau itu cerita romantis atau lucu atau njengkelin atau bikin ilfil, tapi yang jelas dese nggak cuma sekadar lawan yang ketemu dilapangan dan dilupain gitu aja setelahnya.

Kesimpulan

Menurut gw….

Mereka cocok kok! Sama-sama keren, sama-sama punya fans bejibun, sama-sama pemain handal, sama-sama berprestasi dari kecil. Udah lah..bungkus aja…. Udah cocok marucok! Walaupun elyedeh lebih muda tiga taon dari Butet (iya, tiga taon), tapi lu tau sendiri kan Butet tuh orangnya imut-imut pingin dicubit getoo.. jadi ngga aneh kok kalo mereka nikah. Ssstt….partnernya elyedeh yaitu kakang YYS juga nikah sama wanita beda negara lho, dan lebih tua tiga taon!! (tuh bang, dikasih contekan sama si kakang, ayo dong resmiin). Lagian ya bang, biasa banget sih nikah satu negara… sia-sia tuh ketenarannya…ayo dong go internasional..nikah beda negara…Kalo yang ini mah asli bang, dijamin nggak oplas(*uhuk)… orang kesalon aja kayanya nggak pernah deh kecuali buat potong rambut. Jadi tuh cantik dijamin pake sertifikat cantik asli! Nggak pake apapun termasuk bedak! (buset dah yakin banget gw). Ya iyalah emang mau main badminton pake bedakan dulu, lunturr kaleee. Lagian dese mah orangnya maskulin banget, kayaknya nggak suka perawatan deh, kan ribet. Udah bang, nggak usah bingung…ayoo burusan cap cuss..sebelum direbut orang bang. Percuma keles punya istri cantik kalo anaknya ntar jelek dan harus oplas oplas oplas gituuu terus sampe tujuh turunan. Nggak perbaikan keturunan dong! Kasian tuh muka udah ganteng..harus dapet yang cantik. Oke???